Makalah askep obesitas

Aktivitas yang cukup akan mencegah penumpukan simpanan lemak yang berlebih serta membantu membakar simpanan energi dalam jaringan lemak. Menyatakan gambaran diri lebih nyata Kriterian hasil: Penambahan jaringan lemak meningkatkan aliran darah.

Gangguan pencitraan diri b. Paha tampak besar, terutama pada bagian proximal, tangan relatif kecil dengan jari — jari yang berbentuk runcing.

Pada sebagian besar penderita obesitas terjadi resistensi leptin, sehingga tingginya kadar leptin tidak menyebabkan penurunan nafsu makalah askep obesitas. I Latar Belakang Klasifikasi Obesitas digolongkan menjadi 3 kelompok: Berkurangnya protein dalam jaringan tubuh. Indonesia menduduki peringkat keenam di dunia dalam hal jumlah terbanyak penderita diabetes.

Masalah obesitas kini telah menjadi perhatian khusus badan kesehatan dunia Perhatian tidak hanya ditujukan kepada jumlah lemak yang ditimbun, tetapi juga kepada lokasi penimbunan lemak tubuh.

Gangguan sensorik akan menyebabkan hilang atau menurunnya sensasi nyeri pada kaki, sehingga akan mengalami trauma tanpa terasa yang mengakibatkan terjadinya ulkus pada kaki gangguan motorik juga akan mengakibatkan terjadinya atrofi otot kaki, sehingga merubah titik tumpu yang menyebabkan ulsetrasi pada kaki pasien.

Faktor Psikologis gangguan emosi Penelitian penderita obesitas menunjukkkan bahwa sebagian besar obesitas disebabkan oleh faktor psikogenik. Sebaliknya dihambat oleh kadar gula darah yang tinggi oleh somatosmatin. Diabetes Melitus yang berhubungan dengan keadaan atau sindrom lainnya a. Rencanakan kegiatan keluarga yang aktif di luar rumah, seperti pergi ke kebun binatang, berenang, atau bermain di taman.

Kurang Gerak Tingkat aktivitas fisik juga mempengaruhi besarnya penggunaan energi oleh tubuh.

Tips Mengatasi Obesitas

Seseorang yang menderita obesitas memiliki permukaan tubuh yang relatif lebih sempit dibandingkan dengan berat badannya, sehingga panas tubuh tidak dapat dibuang secara efisien dan mengeluarkan keringat yang lebih banyak. Selain itu kadar kolesterol dalam darah serta kerja jantung yang harus ekstra keras memompa darah keseluruh tubuh menjadi pemicu obesitas.

Penurunan berat badan Diagnosa 2 2. Abdomen, membuncit dan menggantung serupa dengan bentuk bandul lonceng, kadang — kadang terdapat strie putih atau ungu. Mendorong px untuk menyusun tujuan lebih nyata dan sesuai dg rencana 4. Tujuan jangka panjang adalah perubahan gaya hidup yang menetap.

WHO dalam Tarwoto,dkk.

Prognosis umum untuk peningkatan dan mempertahankan penurunan berat badan buruk. Akibat yang lain adalah astenia atau kekurangan energi sehingga pasien menjadi cepat telah dan mengantuk yang disebabkan oleh berkurangnya atau hilangnya protein tubuh dan juga berkurangnya penggunaan karbohidrat untuk energi.

Kebutuhan energy didahulukan, baru deposit glikogen; bila masih ada glukosa, terjadi deposit lemak. Faktor Neurogenik gangguan hormon Lesi pada nukleus ventromesdialis hipotalamus menyebabkan binatang makan secara berlebihan dan menjadi gemuk. Kegemukan dapat diturunkan dari generasi sebelumnya ke generasi berikutnya didalam sebuah keluarga.

Terdapat peningkatan kadar low-density lipoprotein cholesterol jahatpenurunan kadar high-density lipoprotein cholesterol baik dan peningkatan kadar trigliserida. Sedangkan pada pria biasanya lemak menimbun di sekitar perut, sehingga memberikan gambaran seperti buah apel.

Mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi Obesitas 3. Pola penyebaran lemak tubuh pada pria dan wanita cenderung berbeda. Kaji penyebab kegemukan dan buat rencana makan dengan pasien 2.

Oleh sebab itu, mekanisme genetik yang serupa merupakan penyebab obesitas yang mungkin pada manusia. Pemerikasaan fisik: Faktor lingkungan Virus atau toksin tertentu dapat memicu proses otoimun yang menimbulkan destruksi selbeta. Jadi seorang anak yang memiliki orang tua atau keluarga yang mengalami obesitas juga berpotensi untuk mengalami hal sama.

Mengetahui dan mengenal penyebab tersebut, dapat membantu kita untuk mencari solusi dan cara penanganan yang tepat untuk masalah yang dihadapi anak.Obesitas berkaitan dengan resistensi kegagalan toleransi glukosa yang menyebabkan diabetes tipe 2. Hala ini jelas dikarenakan persediaan cadangan glukosa dalam tubuh mencapai level yang tinggi.

Selain itu kadar kolesterol dalam darah serta kerja jantung yang harus ekstra keras memompa darah keseluruh tubuh menjadi pemicu npgwebsolutions.com: Askep Lengkap. makalah asuhan kebidanan: OBESITAS. ASKEB, makalah managemen asuhan kebidanan pada persalinan normal, ibu hamil fisiologis, ibu nifas normal, bayi baru lahir normal, patologis, ibu hamil normal, kb (keluarga berencana), ibu bersalin normal, infertilitas, majemen kebidanan adalah, anc inc pnc, 1 kehamilan 3, neonatus dan balita, retensio plasenta, hiperemesis gravidarum, antenatal care.

Nov 13,  · MAKALAH SISTEM PENCERNAAN II ASKEP OBESITAS -DESKRIPSI. Obesitas atau kegemukan didefinisikan sebagai kelebihan akumulasi lemak tubuh sedikitnya 20 % dari berat rata-rata untuk usia, jenis kelamin dan tinggi badan.

Obesitas terjadi karena adanya kelebihan energi yang disimpan dalam bentuk jaringan lemak. Gangguan keseimbangan energi ini dapat disebabkan oleh faktor eksogen (obesitas primer) sebagai akibat nutrisional (90%) dan faktor endogen (obesitas sekunder) akibat adanya kelainan hormonal, sindrom atau defek genetik (meliputi 10%).

Tujuan umum penulisan makalah ini adalah sebagai pemenuhan tugas Sistem Pencernaan II yang berjudul “Obesitas”.Tujuan khusus penulisan makalah ini adalah menjawab pertanyaan yang telah dijabarkan pada rumusan masalah agar penulis ataupun pembaca tentang konsep skoliosis serta proses keperawatan dan pengkajiannya.

Dalam bahasa awam obesitas biasa disebut sebagai kegemukan atau berat badan yang berlebih sebagai akibat penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Sejak tahunWHO (world health organitation) juga telah mendeklarasikan obesitas sebagai epidemik global (Tarwoto,dkk., ).

Makalah askep obesitas
Rated 4/5 based on 37 review